Panduan Bacaan Niat Sholat Subuh Lengkap dengan Tata Caranya

Markas Info – Sholat Subuh adalah salah satu dari lima waktu sholat yang dianjurkan oleh agama Islam. Namun, sebelum melakukan sholat, ada sebuah tata cara bacaan niat yang perlu dilakukan. Dalam panduan ini, kami akan memberikan penjelasan lengkap tentang bacaan niat sholat subuh beserta tata cara melakukannya.

Sholat Subuh dianjurkan untuk dilakukan sebelum fajar terbit, yaitu sekitar 2-3 jam sebelum matahari terbit. Bacaan niat sholat subuh merupakan bagian penting dari tata cara melakukan sholat, karena dengan mengucapkan niat, kita menunjukkan kesungguhan dan keyakinan kita dalam melakukan sholat.

Untuk bacaan niat sholat subuh, bisa diucapkan dengan dua cara yaitu lafal arab atau dengan bahasa indonesia. Lafal arabnya adalah “أصلي صلاة الصبح لله تعالى” yang artinya “Saya niat melakukan sholat subuh karena Allah Ta’ala”. Sedangkan bahasa indonesia-nya adalah “Saya niat melakukan sholat subuh karena Allah SWT”.

Setelah mengucapkan niat, langkah selanjutnya adalah melakukan takbiratul ihram yaitu mengucapkan “Allahu Akbar” (Allah Maha Besar) dan kemudian membaca doa iftitah. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan gerakan-gerakan sholat sesuai dengan tata cara yang benar.

Doa Niat Sholat Subuh

Islam mengajarkan kepada umatnya bahwa segala sesuatu harus dimulai dengan niat yang baik. Begitu juga ketika melakukan sholat subuh, kita harus membaca doa niat sholat subuh terlebih dahulu agar sholat kita diterima oleh Allah SWT.

Namun, perlu diingat bahwa bacaan doa niat sholat subuh berbeda antara saat melakukan sholat sendiri, menjadi imam, dan menjadi makmum. Oleh karena itu, pastikan untuk membaca doa niat sholat subuh yang sesuai dengan situasi dan posisi kita saat melakukan sholat. Berikut adalah bacaannya :

1. Niat Sholat Subuh Sendiri

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى.

Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “ Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

2. Niat Sholat Subuh Menjadi Imam

أُصَلِّيفَرْضَالصُّبْحِرَكْعَتَيْنِمُسْتَقْبِلَالْقِبْلَةِأَدَاءًإِمَامًالِلهِتَعَالَى

Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “ Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai imam, karena Allah Ta’ala.”

3. Niat Sholat Subuh Menjadi Makmum

أُصَلِّيفَرْضَالصُّبْحِرَكْعَتَيْنِمُسْتَقْبِلَالْقِبْلَةِأَدَاءًمَأْمُوْمًالِلهِتَعَالَى

Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati makmuuman lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “ Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai makmum, karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Subuh Lengkap

Bacaan Niat Sholat Subuh

2. Takbiratul ihram.

أللهُ أَكْبَرْ Saat takbir sunnat mengangkat kedua tangan. Bagi laki-laki dengan cara posisi tangan berada di atas pundak, jari-jari agak direnggangkan, ujung jari-jari diluruskan dengan daun telinga bagian atas dan condong ke arah kiblat.

3. Membaca doa iftitah (sunnah)

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Allaahu Akbar kabiira, walhamdu lillaahi katsiira, wasubhaanallaahi bukratawwa ashiila. wajjahtu wajhiya lilladzii fatharassamaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.

Artinya: “Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim).”

4. Membaca surat Al-Fatihah

Setelah doa ifititah, selanjutnya membaca Surat Al-Fatihah. بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ . الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم . مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ . إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Artinya : “Dengan nama Allah yang maha pengasih, maha penyayang. Segala puji bagi Allah, tuhan seluruh alam, yang maha pengasih, maha penyayang, pemilik hari pembalasan. Hanya kepada engkaulah kami menyembah dan hanya kepada engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepadanya, bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

5. Membaca surat pendek

Setelah membaca surat Al Fatihah, dianjurkan membaca surat-surat pendek dalam Al-quran.

6. Ruku’

Saat rukuk membaca tasbih tiga kali yakni:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana robbiyal ‘adziimi wabihamdih” (3X)

Artinya: Maha suci Tuhanku yang Maha Agung dan dengan memuji-Nya.

7. I’tidal

Setelah rukuk, bangkit dan tegak dan mengangkat kedua tangan setinggi telinga (laki-laki) atau dada (perempuan) sambil membaca:

  • سمع الله لمن حمده Sami’allaahu liman hamidah
  • Artinya: “Allah maha mendengar terhadap orang yang memujinya.”
  • Setelah berdiri tegak, lalu membaca : رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ
  • Rabbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi’ta min syain ba’du.
  • Artinya: “Ya Allah tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang engkau kehendaki sesudah itu.”

8. Sujud

Selesai i’tidal, lakukan sujud dengan dahi menyentuh lantai sambil membaca tasbih tiga kali:

  • سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
  • “Subhaana rabbiyal a’la wabihamdih”. Dibaca sebanyak 3x.
  • Artinya: Maha Suci Tuhanku Yang Maha Luhur dan dengan memuji-Nya.

9. Duduk di antara dua sujud

  • Setelah sujud dilakukan, langkah selanjutnya yaitu duduk sambil membaca:رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ
  • Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.
  • Artinya: “Ya Allah ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajatku, berilah rizki kepadaku, berilah aku petunjuk, berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.”

10. Sujud kedua

11. Takbir dan berdiri mengulang rakaat pertama

12. Membaca surat Al-Fatihah

13. Membaca surat pendek

14. Ruku’

15. I’tidal

16. Membaca doa qunut

17. Sujud

18. Duduk di antara dua sujud

19. Sujud

20. Tahiyat akhir

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ. أَشْهدُ اَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمِ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمِ. وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كََمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمِ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمِ فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

At-tahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatulillaahi. Assalaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuhu. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiina. Asyhadu an laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaahi. Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim, wa baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohim, fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.

Artinya: Segala kehormatan, keberkahan, shalawat dan kebaikan adalah milik Allah. Keselamatan, rahmat dan berkah Allah mudah-mudahan tetap tercurahkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Keselamatan semoga tetap terlimpahkan kepada kami dan seluruh hamba Allah yang shalih-shalih. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau memberi rahmat kepada junjungan kami Nabi Ibrahim dan keluarganya. Limpahkanlah barakah kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberi barakah kepada junjungan kami Nabi Ibrahim dan keluarganya. Di seluruh alam semesta, Engkaulah Yang Maha Terpuji lagi Maha Mulia.

21. Salam

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

Bacaan Doa Qunut Lengkap

Adapun, doa qunut Subuh biasanya dibacakan oleh imam dengan suara keras. Sementara, makmum atau jamaah cukup mengaminkan.

للّٰهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضٰى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ
مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Arab latin: Allahhummahdinii fiiman hadait, wa’a finii fiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawal-laiit, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait.

Fainnaka taqdhii walaa yuqdha ‘alaik, wa innahu laayadzilu man walait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaa rakta rabbanaa wata’aalait.

Falakalhamdu ‘alaa maaqadhait, Astaghfiruka wa’atuubu ilaik, Wasallallahu ‘ala Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi. Wa’alaa aalihi washahbihi wasallam.

Artinya: Ya Allah tunjukkanlah padaku sebagaimana pada mereka yang telah Engkau beri petunjuk, dan berilah padaku pengampunan sebagaimana pada mereka yang Engkau beri ampun, dan peliharalah aku sebagaimana pada mereka yang Engkau pelihara, dan berilah padaku keberkatan sebagaimana yang telah Engkau karuniakan pada merek, dan selamatkan aku dari mara bahaya yang telah Engkau tentukan.

Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan yang kena hukum, maka sesungguhnya tidaklah hina pada mereka orang yang Engkau pimpin, dan tidak mulia orang yang Engkau musuhi, Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau

Maka bagi Engkau segala puji atas yang Engkau hukumkan, aku mohon ampun kepada Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau, dan semoga Allah mencurahkan rahmat dan kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

 

Penutup

Demikianlah panduan bacaan niat sholat subuh lengkap dengan tata cara melakukannya yang dapat kami sampaikan. Semoga dengan memahami dan mengamalkan tata cara ini, kita dapat melakukan sholat subuh dengan benar dan sempurna sesuai dengan ajaran Islam.

Ingatlah bahwa niat adalah inti dari segala amal, jadi pastikan untuk selalu mengucapkan niat yang ikhlas dan benar sebelum melakukan sholat. Mari sama-sama meningkatkan kualitas sholat kita dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Panduan Bacaan Niat Sholat Subuh”,”Tata Cara Sholat Subuh”,”Bacaan Niat Sholat Subuh”,”Sholat Subuh lengkap”,”Cara Mengucapkan Niat Sholat Subuh”,”Panduan lengkap Tata Cara Sholat Subuh”,”Menjadi lebih ikhlas dalam sholat subuh”,”Panduan bacaan niat dan tata cara sholat subuh”,”Menyempurnakan sholat subuh”,”Panduan lengkap sholat subuh dari niat hingga doa setelah selesai”

Terima kasih semoga bermanfaat.

administrator

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Panduan Bacaan Niat Sholat Subuh Lengkap dengan Tata Caranya yang dipublish pada January 27, 2023 di website Markas Info

Artikel Terkait

Leave a Comment