Teknik Swing Trading Saham

Pengertian dan Teknik Swing dalam Trading Saham

Markas Info – Bagi anda yang ingin mulai trading saham tentunya perlu mengetahui Pengertian dan Teknik Swing Trading Saham. Jika anda penasaran, pelajari terlebih dahulu pengertian swing oleh trader kemudian teknik membaca swing dalam trading saham.

Tidak seperti perdagangan saham pada umumnya, jenis swing khusus mengacu pada pergerakan saham di pasar saham. Ada strategi yang harus kita terapkan agar keputusan jual beli Anda benar-benar tepat.

Pengertian Swing Trader

Swing trader adalah orang yang menggunakan strategi swing trading jangka pendek, biasanya di futures harian atau mingguan. Strategi yang sering kita gunakan umumnya menggunakan indikator teknikal untuk mengambil keputusan transaksi beli dan jual.

Sedangkan swing trading adalah metode trader menganalisis dari indikator yang ada. Karena perdagangan dan investasi saham adalah jenis investasi dengan resiko tinggi dan pengembalian tinggi, Anda harus menghindari swing trading jika anda seorang trader pemula. Hindari strategi berisiko tinggi, mulailah dengan aset berisiko rendah.

Teknik Swing dalam Trading Saham

Untuk menjadi seorang trader yang sukses, ada beberapa cara dan strategi yang harus anda terapkan. Berikut adalah teknik swing dalam trading saham yang harus anda ketahui :

  1. Teknik Swing Trading Saham dengan Hold

Strategi ini mengharuskan trader untuk menahan sahamnya untuk jangka waktu tertentu. Sehingga pada akhir periode retensi Anda dapat memperoleh akumulasi keuntungan dari periode retensi sebelumnya.

Baca Juga :  Hukum Forex dalam Pandangan Islam

2. Teknik Swing Trading Saham dengan Stop Loss

Strategi pengurangan kerugian ini sering juga disebut SL, yaitu suatu saham untuk menjual suatu saham pada saat harga turun. Hal ini dilakukan oleh para pedagang untuk meminimalkan kerugian yang semakin banyak, karena penurunan harga terus terjadi.

3. Teknik Swing Trading Saham dengan No Average Loss

Bagi trader yang beralih saham, disarankan untuk tidak membeli saham baru dalam upaya meningkatkan keuntungan saat harga saham turun. Ini hanya akan meningkatkan kerugian Anda, terutama untuk jenis saham dengan harga yang bagus.

Indikator yang Dipakai Swing Trader Saham

Sebenarnya terdapat banyak indikator yang bisa anda manfaatkan untuk memaksimalkan penggunaan sebagai swing trading agar profit. Namun, tiga dari mereka adalah yang paling terlibat. Karena memiliki dampak yang luar biasa terhadap potensi pendapatan yang bisa kita hasilkan.

1. Price Action and Volume

Ini adalah kolaborasi antara analisis aksi harga dan volume saham yang ada. Jika Anda ingin mendapatkan informasi dan mendapatkan keuntungan lebih cepat, penggunaan indikator ini sangat dianjurkan.

Anda juga perlu memahami teknik dalam price action kemudian menyandingkannya dengan volume, yang akan mengkonfirmasi apakah price action yang terlihat kuat atau masih dalam kondisi lemah.

2. Moving Average (MA)

Indikator rata-rata bergerak akan memberikan informasi harga rata-rata saham dalam waktu tertentu.

Ada banyak jenisnya, mulai dari indikator yang menjadi salah satu ujung tombak teknik judi saham modern. Seperti Weighted Moving Average, Simple Moving Average, dan Exponential.

Di sisi lain, ketika harga berada di bawah indikator MA, ada kemungkinan harga akan terus naik dan menembus grafik MA. Alhasil, Anda bisa bersiap menambah stok karena potensi sudah di depan mata.

Baca Juga :  Simulated Trading Forex dan Fungsinya

3. Moving Convergence Divergence (MACD)

Indikator ini merupakan turunan dari MA, namun yang Anda lihat pada grafik MACD adalah tren pembalikan tren dari apa yang sedang terjadi saat ini. Menggunakan indikator ini akan meningkatkan indikator MA yang sudah Anda ketahui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *