Saham: Definisi, Cara, dan Bedanya dengan Investasi

Trading Saham: Definisi, Cara, dan Bedanya dengan Investasi

Pelajari cara trading saham untuk pemula berikut ini yuk!

Di era digital, segala pekerjaan dapat lebih mudah dilakukan, termasuk trading saham online. Alasannya, banyak metode trading saham pemula yang patut Anda coba. Misalnya saja, dengan memakai aplikasi trading.

Berkecimpung dalam dunia saham tidak sesulit seperti Anda bayangkan. Namun, apakah trading sama dengan investasi? Oleh karena itu, dalam postingan kali ni akan membahas cara kerja, profit yang diperoleh hingga bedanya dengan investasi. Yuk simak!

 

Apa itu Trading Saham?

Trading saham merupakan bisnis jual beli surat kepemilikan atas perusahaan maupun perseroan terbatas dalam jangka pendek. Biasanya, jangka pendek yang dimaksud bisa dilihat dari harga pasar setiap harinya.

Tidak hanya itu, trading saham merupakan aktivitas memperjualbelikan saham yang tergantung pada instabilitas harga pasar. Bila Kamu berlagak adem ayem dikala mendanakan saham, hingga Kamu wajib lebih aktif dalam trading.

Hal penting yang wajib Anda perhatikan saat melakukan trading saham adalah menentukan kapan waktu dan harga terbaik dalam jual beli saham. Hingga, seseorang trader dianjurkan untuk selalu menganalisa pasar secara teratur supaya mendapatkan profit maksimum saat menjualnya.

 

Perbedaan Trading dan Investasi Saham

Investasi dan trading saham adalah beberapa istilah yang sering Anda jumpai saat memulai menabung saham. Sebetulnya, kedua istilah itu adalah perihal berbeda. Lantas apa saja pembedanya? Diantaranya sebagai berikut.

1. Prinsip: Buy and Hold vs Buy and Sell

Seorang investor cenderung memegang prinsip buy and hold saat melaksanakan investasi saham. Umumnya, penanam modal menanamkan modal di saham untuk jangka waktu panjang, sehingga Ia tidak begitu memperdulikan fluktuasi harga saham per hari.

Baca Juga :  7 Resiko Robot Trading Saham Yang harus kalian Ketahui!

Sebaliknya, prinsip trading saham adalah buy and sell. Trader akan membeli suatu saham pada kisaran harga khusus dan akan menjualnya kembali dalam jangka waktu dekat, jika nilai saham sudah mencapai nilai yang diinginkan oleh trader.

2. Resiko

Investasi saham memiliki resiko yang lebih kecil dibandingkan trading. Biasanya, penanam modal akan memilih saham blue chip disertai elementer industri yang bagus, sedangkan trader cenderung saham kelas 3 atau sebutan dalam trading saham yaitu saham dengan potensi mengalami fluktuasi cukup tinggi.

3. Analisis Fundamental vs Analisis Teknikal

Karena digunakan untuk jangka panjang, maka penanam modal umumnya melaksanakan analisa elementer industri, seperti informasi finansial sampai kemampuan industri sebagai referensi. Sedangkan, trader cenderung melakukan analisa teknikal. Teknik tersebut bisa menolong trader dalam memantau harga saham dalam periode singkat.

 

Metode Trading Saham buat Pemula

Ada banyak sekali metode trading saham pemula yang sangat mudah untuk dicoba. Salah satunya, online trading melalui handphone pribadi. Disamping itu terdapat berbagai metode trading yang lain yang perlu Kamu tahu. Diantaranya sebagai berikut.

1. Lakukan dengan Kesabaran

Semua cara trading tidak akan sukses jika tidak dicoba dengan kesabaran. Sebagai pendatang baru, Anda dianjurkan untuk menggunakan modal kecil dan kemudian dapat menambah jumlahnya seiring bertambahnya kemampuan trading Anda.

2. Rencanakan Periode Trading

Trading bisa dibedakan jadi 2 berdasarkan periodenya, yaitu jangka panjang dan pendek. Jangka pendek mempunyai efek besar, namun peluang profit lebih cepat. Sedangkan, jangka panjang beresiko lebih kecil, namun kesempatan profitnya membutuhkan waktu lama.

3. Tentukan Indeks Saham yang Tepat

Umumnya, terdapat 22 jenis indeks saham terdaftar di Bursa Dampak Indonesia( BEI) yang sering dipakai oleh pemain saham. Misalnya, IDX30 yaitu 30 saham berlikuiditas tertinggi dan dibantu oleh kualitas industri profesional.

Baca Juga :  Cara Bermain Trading Saham yang Aman

4. Pilihlah Sekuritas yang Sesuai

Saat main saham, pilihlah sekuritas yang memiliki persentase biaya kecil. Ilustrasinya, 0, 20% dari total pembelian saham. Hal ini bertujuan agar keuntungan Kamu bisa lebih maksimum.

 

Aplikasi Trading Saham Indonesia

Saat ini, Anda dapat dilakukan lewat satu aplikasi saja. Nantinya aplikasi itu akan membantu calon investor buat melaksanakan trading secara nyaman. Selanjutnya ini rekomendasi aplikasi trading saham pemula.

1. Ajaib

Hingga saat ini, Ajaib sudah dipakai lebih dari 1 juta masyarakat Indonesia. Alasannya, aplikasi ini bisa mengusulkan saham mana yang akan memberikan keuntungan sesuai dengan situasi finansial calon investor.

2. IPOT

Indo Premier Online Technology( IPOT) merupakan salah satu industri sekuritas terbanyak dan populer di Indonesia. Sekuritas ini menawarkan strategi trading saham di pasar modal dengan fitur Fund Evaluator dan Robo Trading, sehingga para penanam modal bisa melaksanakan bisnis jual beli saham pada harga yang telah ditentukan.

3. Bibit

Bibit memiliki batas minimun investasi yang sangat terjangkau. Alasannya, cuma dengan modal Rp10 ribu, investor sudah bisa melaksanakan transaksi investasi di Benih. Aplikasi ini juga dibantu oleh berbagai opsi reksadana, seperti saham, pasar uang, hingga obligasi.

4. Bareksa

Bareksa menawarkan hampir 150 produk reksadana, baik syariah maupun konvensional. Selain itu, lebih dari 40 manajer investasi yang ada buat menolong calon investor dalam mencapai target investasi.

5. Stockbit

Stockbit merupakan salah satu aplikasi dalam pemodalan saham yang dapat dipakai calon penanam modal untuk berdiskusi, analisis, maupun belajar metode trading dengan fitur yang ada.

 

Keuntungan Trading Saham Harian

Umumnya, trading secara harian dicoba oleh trader yang mau cepat mendapatkan profit. Singkatnya, metode trading saham harian ini merupakan saham yang Kamu beli dan dijual kembali di hari yang sama. Berikut ini beberapa keuntungannya.

Baca Juga :  7 Resiko Robot Trading Saham Yang harus kalian Ketahui!

1. Menghindari Risiko Kerugian

Dengan trading secara harian, Anda bisa melaksanakan kontrol di setiap waktu. Sehingga, saat terjadi indikasi penurunan harga, Anda bisa bergerak cepat buat menanganinya.

2. Mengumpulkan Profit Harian

Walaupun, keuntungannya tidak sebesar saham jangka panjang, tetapi tipe trading ini bisa membagikan keuntungan setiap harinya. Dengan syarat, adanya strategi yang tepat dalam melaksanakannya.

3. Mendapatkan Modal dengan Cepat

Jika Kamu dapat memperoleh profit setiap hari secara konsisten, maka Kamu akan mendapatkan modal lebih untuk menambah produk saham yang dibeli, sehingga profit yang diterima juga lebih banyak lagi.

Nah, itulah keterangan mengenai penafsiran sekaligus gimana metode trading saham buat pendatang baru. Melihat profit yang dapat Kamu miliki dari kegiatan trading ini, tidak ada salahnya jika mulai mencoba dari sekarang. Ayo semangat cari cuan!