Langkah Mudah Cara Mengelas

Beberapa Langkah Mudah Cara Mengelas Dan Solusinya

 

Cara MengelasPengelasan atau (welding) adalah teknik penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan tanpa logam penambah dan menghasilkan logam. Definisi lain Las adalah ikatan metalurgi pada sambungan logam paduan yang dilaksanakan dalam keadaan lumer atau cair. Definisi tersebut bisa di artikan bahwa las adalah sambungan setempat dari beberapa batang logam dengan menggunakan energi panas.

Teknik welding atau pengelasan memang akhir-akhir ini sudah mulai di praktekan oleh berbagai kalangan, karena teknik mengelas sudah tersebar luas dan mudah di temukkan di youtube. Di sini kami akan uraiakan mengenai cara belajar mengelas menggunakan las listrik step by step dengan mudah.
Cara menggunakan las listrik sebenarnya cukup mudah asalkan kita mau mengikuti tahap-tahap dan prosedur pengelasan yang baik dan benar. Tidak asal nyala ya, tapi bisa merasakan alur pengelasan dan bisa mengamati dengan baik interaksi antara cairan logam las dengan material induk. Simak di bawah ya:

Persiapan langkah-langkah belajar mengelas

 

1. Peralatan Utama

  • -Mesin las
  • -Kabel las komplit termasuk stang las
  • -Kabel massa atau ground
  • -Arus listrik AC dan DC di sesuaikan dengan arus mesin las.

 

2.Peralatan Keselamatan Kerja

  • -Kap las, alat yang pakai buat melindungi muka dan mata Anda dari sinar las.
  • -Masker las, ini untuk bisa melindungi hidung kalian dan juga pernafasan akibat dari asap api.
  • -Apron atau pelindung dada, hal ini pakai buat bisa melindungi badan kalian dari percikan api.
  • -Sarung tangan untuk pengelasan.
  • -Sepatu pelindung, untuk melindungi kaki kalian dari percikan api.

 

3. Peralatan Bantu

  • -Tang,sikat baja,palu kerak,mesin gerinda,dan meja las.

 

Praktek Belajar Mengelas Dengan Listrik

 

1. Bersihkan Logam Induk

Pertama bersihkan bahan yang akan kalian las nantinya, gunakan mesin gerinda atau palu caping atau alat apapun yang bisa membersihkan kerak yang ada pada permukaan induk logam. Lalu gunakan sikat baja buat mendapat hasil yang maksimal karena permukaan yang akan di las memang harus benar-benar bersih.

2. Mengatur Posisi Logam Induk

Letakan semua bahan yang nantinya akan kalian las di tempat yang sudah di sediakan, baik itu dimeja las atau di lantai kalian. Taruh secara mendatar dan atur jarak antara 2 bahan. Kemudian gunakan klem jika memang diperlukan. Jarak gap ideal adalah 3mm, tapi karena masih belajar sebaiknya rapatkan saja. Atau gunakan satu bahan saja supaya lebih mudah belajarnya.

3. Memasang elektroda pada stang las dan grounding pada logam induk

Tahap berikutnya adalah letakan kabel massa atau grounding pada bahan logam yang nantinya akan kalian las, kemudian siapkan kawat las di stang atau panel penjepit, pasang dengan kemiringan buat menyesuaikan dengan posisi bahan induk. Biasanya di penjepit stang las sudah ada tempat kemiringannya baik itu posisi 90,30 atau bisa 40 derajat, untuk kalian yang masih pemula sebaiknya miringkan kawat las sekitar 30 derajat untuk mendapat poisis yang enak.

4. Goreskan Elektroda Perlahan Pada Logam Induk

Sebaiknya gunakan elektroda jenis RB26,RD260 atau RD460 dan juga sejenis E6011 atau E6013, dan jangan menggunakan elektroda jenis E7016 atau E7018 karena akan susah nyala dan selalu lengket pada bahan.

Setelah siap mulai pengelasan maka dekatkan ujung elektroda secara perlahan pda bahan induk, dan ingat kap lasnya harus sudah di pakai. Miringkan sedikit stang las dan goreskan ke kanan sehingga timbul percikkan,hingga sini kalian sudah bisa merasakan bagaimana efek tangan kalian dan jangan gemetar atau tegang ya namun santai dan rileks saja.

5. Pertahankan Gerakan Tangan Yang Stabil

Nah jika belum menyala maka ulangi lagi dengan cara goreskan ujung kawat las ke arah kanan dan pertahankan nyala apinya. Jika masih belum nyala maka coba lagi dan rasakan ayunan tangan kalian hingga bener-bener kawat lasnya nyala. Jika sudah berhasil maka arahkan ke kanan perlahan-lahan dan pertahankan jaraknya. Jangan mikir bagaimana cara supaya hasilnya bagus, yang penting bisa fokus dan mempertahankan nyalanya saja.

Jarak yang ada antara ujung kawat las dengan bahan induk sangat berpengaruh dengan hasil akhir pengelasan, ketika jaraknya terlalu jauh maka akan muncul percikan seperti halnya hujan bintik-bintik api dan proses ini tidak akan sempurna. Tetapi ketika jaraknya terlalu dekat maka api tidak akan menyala dan kemungkinan kawat las menempel di bahan, maka jarak yang ideal adalah kawat las 2.6 mm yaitu sekitar 2 hingga 3 mm.

6. Perhatikan antara cairan logam dan teraknya

Nah ketika nyala dari api elektroda sudah bisa kalian pertahankan maka kalian bisa memperhatikan sebuah bagian elektroda yang sudah mencair, sampai di sini mungkin kalian hanya bisa melihat lelehan logam yang memerah saja. Maka teruslah belajar sampai benar-benar bisa membedakan antara cairan logam las dan teraknya, ketika kalian sudah bisa membedakannya berarti kalian sudah berhasil nah tinggal bagaimana cara membentuk las lasan yang bagus ya. Cairan logam lasan posisinya di tengah dan terlihat merah agak gelap. Sedangkan cairan terak/keraknya berada di depan dan di luar cairan daging. Cairan terak terlihat seperti buih dengan warna merah terang.

7. Evaluasi Hasil

Setelah berhasil dan selesai maka kalian tinggal bersihkan semua kerak yang menutupi bagian yang di las dengan menggunakan palu tetel, lalu periksa hasil lasan kalian. Ketika masih mendapati hal seperti banyak lubang semut maka wajar kok kan masih tahap belajar,dari hasil itu kalian tinggal evaluasi atau meminta saran ke yang sudah ahli di bidangnya ya.

 

 

Demikian uraian sederhana dari kami buat kalian mengenai Beberapa Langkah Mudah Cara Mengelas Dan Solusinya, semoga mudah di pahami dan jangan lupa buat kalian yang masih pemula langsung saja mencobanya yaa, tentu dengan memperhatikan poin-poin di atas ya. Semoga Bermanfaat