robot trading saham

7 Resiko Robot Trading Saham Yang harus kalian Ketahui!

Markas Info – Banyak robot trading saham yang bisa anda temukan, tapi tidak semuanya bagus. Robot trading yang baik adalah dapat menggabungkan transaksi dengan manajemen resiko. Walaupun robot trading pada dasarnya dapat membantu manusia, namun masih banyak kekurangannya. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Resiko Robot Trading

Adanya Biaya Tambahan

Pada awalnya mungkin bisa anda beli dengan harga terjangkau, namun anda juga harus mengeluarkan uang untuk menyewa server VPS. Tidak hanya itu, ada biaya tambahan jika ingin mendapatkan data audit yang akurat dan real-time. Jika ekspektasi anda tinggi untuk berdagang saham dengan robot, ada harga yang harus anda bayar.

Tidak Otomatis Semuanya

Meski otomatis, sistem robot trading saham perlu anda pantau, karena ada masalah teknis, seperti kesalahan koneksi, hingga kondisi pasar yang tidak selalu sesuai dengan strategi. Robot akan terganggu jika komputer mogok, listrik padam, atau koneksi internet tidak lancar.

Seperti sistem perdagangan pada umumnya, pasar saham memiliki mekanismenya sendiri yang dapat berubah-ubah. Risiko kerugian tentu bisa anda atasi jika anda melakukan pemantauan secara rutin.

Adanya Intervensi Broker

Broker adalah perantara antara pedagang dengan pasar. Jika broker melakukan jual beli saham dengan robot, ia dapat memiliki sistem robot trading yang berbeda, sehingga tidak dapat digunakan oleh trader lain, jadi selalu gunakan perusahaan kredibel.

Jika menawarkan broker asing, selalu coba periksa kredibilitas berita pada situs berita bisnis seperti CNBC. Waspadai juga klaim bombastis, sehingga terlihat tidak masuk akal seperti profit pasti, never loss, dan berbagai promosi lainnya.

Keterbatasan Strategi

Sistem robot trading saham menggunakan kecerdasan buatan tanpa dapat berimprovisasi melalui intuisi. Hal ini menyebabkan beberapa jenis strategi yang mungkin telah anda lakukan tidak dapat anda terapkan.

Baca Juga :  Cara Trading Forex yang Benar untuk Pemula

Tidak Mampu Beradaptasi

Trader biasanya memanfaatkan volatilitas pergerakan harga untuk mendapatkan keuntungan. Namun, aktivitas tersebut lebih beresiko lebih dari pada trading dalam kondisi pasar normal. Kalau beruntung bisa bawa pulang uang banyak, kalau tidak akan langsung ludes.

Jadi, robot trading tidak dirancang beradaptasi dengan situasi ini, karena cara berpikir robot trading lurus-lurus saja. Sedangkan rilis berita pergerakannya fluktuatif dan acak.

Sering Terjadi Penipuan

Sebelum melakukan trading saham dengan robot, anda harus mengetahui audit pekerjaan sebelumnya, bukan hanya dari screenshoot, karena itu bukan analisis pasar yang sebenarnya. Anda dapat meminta audit di Fxblue atau Myfxbook.

Masalah Keamanan Data

Dalam robot trading saham pasti ada resiko ada virus yang bisa mencuri data anda dan nantinya dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Maka keuntungan yang anda dapatkan bisa menjadi milik orang tersebut.

Kesimpulan

Berbagai resiko yang telah kami jelaskan tidak boleh membuat anda ragu melakukan trading saham dengan robot, karena sebenarnya banyak keuntungan yang bisa anda peroleh. Robot akan terus melihat peluang perdagangan yang baik dan mengeksekusinya secara otomatis.

Selain itu, tidak adanya emosi yang biasanya memancing para trader untuk marah jika kalah atau terlalu cepat mengambil keputusan sehingga rugi. Anda dapat memanfaatkan robot untuk mengeksekusi peluang trading yang lebih baik.

Robot yang baik harus memiliki sejarah yang menguntungkan selama beberapa tahun. Kalau hanya beberapa bulan perlu dipertimbangkan. Selain itu, harus lulus uji untuk meminimalkan gangguan sistem. Itulah 7 resiko robot trading saham yang bisa anda ketahui, semoga bermanfaat.

One comment

  1. Saved as a favorite, I like your blog!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *