Istilah Penting Dalam Asuransi

10 Istilah Penting Dalam Asuransi Jiwa Yang Perlu Kamu Kenal

 

Istilah Penting Dalam Asuransi-Perlahan tapi pasti, asuransi jiwa saat ini sudah terus menjadi jadi bagian hidup masyarakat Indonesia yang membutuhkan finansial pribadi nan aman. Asuransi jadi salah satu pondasi berarti bila kalian berniat membuat finansial pribadi yang sehat.

Ini sebab asuransi jiwa bisa menolong kalian mengelola resiko keuangan yang bisa sewaktu- waktu muncul serta berefek pada finansial individu. Dengan sedemikian itu, pengurusan finansial bisa berjalan terencana demi menciptakan kesejahteraan keuangan.

Waktunya mengenali 10 istilah- istilah penting dalam asuransi jiwa yang wajib kalian tahu. Ayo, simak di bawah ini:

 

1. Polis asuransi jiwa

Polis asuransi jiwa merupakan kontrak perjanjian kerjasama yang tercatat serta berkemampuan hukum antara industri fasilitator asuransi dengan pemegang polis. Dalam perihal ini, industri asuransi mau menanggung resiko yang dipunyai tertanggung dalam waktu durasi tertentu sesuai akad. Adapun pemegang polis bertanggung jawab melunasi sejumlah premi selaku biaya pengalihan risiko.

Polis asuransi jiwa umumnya memuat detil kontrak perjanjian antara lain, hak dan peranan perusahaan asuransi selaku fasilitator asuransi, hak dan peranan pemegang polis, jangkauan perlindungan asuransi, aturan dispensasi perlindungan, keadaan yang membatalkan proteksi asuransi, lembar pertanggungan, syarat umum polis, ketentuan spesial dan juga copy surat permohonan asuransi jiwa( SPAJ).

2. Tertanggung asuransi jiwa

Tertanggung maksudnya orang atau pihak yang memperoleh jaminan kehilangan dari industri penyedia asuransi jiwa ketika terjadi resiko sesuai akad yang disetujui. Sebagai ilustrasi, dalam asuransi jiwa, tertanggung adalah kepala keluarga yang mempunyai nilai ekonomi.

Baca Juga :  Asuransi Jiwa Pengertian Dan Segala Manfaat Yang Diberikan

Jadi, ketika suatu saat kepala keluarga itu selaku tertanggung asuransi meninggal dunia, industri asuransi akan mengeluarkan beberapa uang pertanggungan sebagai ganti rugi pada penerima manfaat.

3. Premi asuransi jiwa

Premi adalah beberapa pembayaran yang tercantum dalam polis yang disetujui oleh pemegang polis buat dibayarkan pada industri asuransi. Premi menjadi akibat dari pengalihan resiko yang dilakukan oleh pemegang polis kepada industri asuransi.

Besar kecil premi asuransi jiwa dipengaruhi oleh berbagai aspek mulai dari tipe produk, usia serta gaya hidup tertanggung, jenis kelamin sampai hasil pengecekan kesehatan tertanggung. Industri asuransi biasanya membagikan pilihan pembayaran, mulai bulanan, semesteran sampai tahunan.

4. Biaya akuisisi

Biaya yang perlu kalian bayarkan untuk memperoleh layanan sebagai pelanggan asuransi. Biasa juga dipahami sebagai biaya publikasi polis, termasuk di sini merupakan untuk pembayaran biaya agen serta biaya operasional industri asuransi.

5. Rider( manfaat tambahan asuransi)

Rider ialah manfaat tambahan yang dapat kalian sertakan pada program asuransi dasar. Rider didesain untuk membagikan tambahan perlindungan dengan biaya lebih ekonomis. Contoh, suatu produk asuransi jiwa umumnya mempunyai rider asuransi kesehatan atau asuransi penyakit kritis.

Akumulasi manfaat tambahan mempengaruhi pula besar premi yang wajib kalian bayarkan selaku pemegang polis. Semakin banyak rider yang didapat, umumnya semakin mahal pula premi yang wajib kalian bayarkan.

6. Cash Value( Nilai Tunai)

Beberapa uang yang merupakan nilai tebus polis pada rentang waktu durasi khusus dan dipastikan sebagai hak pemegang polis. Nilai tunai umumnya dipunyai oleh produk asuransi semacam asuransi jiwa berbentuk unit link ataupun asuransi dwiguna( endowment). Nilai tunai dalam bagian link terbentuk dari anggaran pemegang polis yang dialokasikan spesial untuk investasi.

Baca Juga :  Lindungi Yang Tercinta Dengan Manfaat Asuransi Jiwa Berikut

7. Automatic Premium Loan( Pinjaman Premi Otomatis)

Istilah ini merujuk pada kebijaksanaan pengambilan secara otomatis nilai tunai dari suatu polis asuransi jiwa, apabila sang pemegang polis belum membayarkan premi sampai masa tenggang( grace period) berakhir. Contohnya, kalian memiliki asuransi unit link yang berpremi Rp500 ribu per bulan.

Sebab tengah banyak menanggung pengeluaran, kalian menunda pembayaran premi sampai melewati tanggal jatuh tempo. Supaya proteksi asuransi kalian tetap legal dan polis tidak hangus( lapse), secara otomatis nilai tunai yang sudah tercipta akan didapat untuk menutup premi. Dengan catatan, nilai tunai yang kalian miliki memenuhi untuk melunasi premi itu. Walaupun begitu, fitur ini sudah jarang dipakai di asuransi unit link.

8. Uang Pertanggungan

Istilah ini merujuk pada beberapa uang yang wajib dibayarkan oleh perusahaan asuransi apabila terjadi klaim dari pemegang polis atas resiko yang sudah dijaminkan dalam program asuransi. Sebagai cerminan, Asri membeli produk asuransi jiwa dengan tertanggung diri sendiri. Asuransi jiwa yang beliau beli itu mempunyai uang garansi Rp2 miliyar.

Kala suatu saat Asri meninggal dunia, maka perusahaan asuransi akan mencairkan duit pertanggungan sejumlah Rp2 miliyar dan membagikan pada penerima manfaat yang sudah beliau tunjuk sesuai tertulis dalam polis. Jumlah duit yang wajib dibayarkan perusahaan asuransi kalau terjadi klaim dari pemegang polis atas resiko yang dijamin dalam program asuransi.

9. Lapse

Ketika mempunyai asuransi jiwa, kalian selaku pemegang polis harus membayarkan beberapa premi sesuai akad dalam polis. Bila premi tidak kalian bayarkan sampai melewati masa tenggang( grace period) yang pada umumnya selama 45 hari, maka dengan cara otomatis polis asuransi jiwa kalian menjadi tertunda ataupun lapse. Jauhi pembatalan polis dengan disiplin membayarkan premi sesuai akad. Ketika polis statusnya menjadi lapse, maka proteksi asuransi tidak berlaku. Maksudnya jika telah lapse dan terjadi resiko, maka industri asuransi tidak menanggung resiko tersebut

Baca Juga :  Asuransi Jiwa Prudential Pilihan Terbaik Untuk Proteksi Keluarga

10. Klaim

Istilah ini merujuk pada tuntutan yang diajukan oleh pihak pemegang polis pada perusahaan asuransi supaya membayarkan hak pemegang polis sesuai metode yang ada. Contoh gampang, kalian mempunyai asuransi jiwa dengan tambahan manfaat asuransi kesehatan. Suatu ketika kalian terkena penyakit demam berdarah dan wajib dirawat inap di rumah sakit.

 

Penutup

Nah, itu ia 10 istilah- istilah penting dalam asuransi jiwa yang harus kalian tahu dan pahami. Dengan menguasai istilah- istilah penting dalam asuransi jiwa, kalian dapat memaksimalkan manfaat asuransi. Semoga bisa menambah wawasan kalian mengenai dunia asuransi dan tetap berhati-hati ketika akan berinvestasi di perusahaan asuransi. Terima Kasih